Kisi-kisi TIK Ujian Sekolah SMPN 12 Tangsel

Kepada Seluruh kelas 9 SMPN 12 Tangsel bahwa kisi2 TIK ujian sekolah bisa di download di http://agusbarkah2008.blogspot.com,atau copy link  http://rapidshare.com/files/373269621/KISI-KISI_SOAL_US_TIK_2010.docx.html MD5: 0B2E84C4915506F23537C547D8CFB928

Terima kasih….

:)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Pemenang Lomba Blog dagdigdug

Asslamu’alaikum wr wb,
Pak Agus, berikut kami sampaikan 10 blog terbaik yang kami rekomendasikan. Kriteria yang kami gunakan adalah: konten yang ditulis (karya sendiri dan bukannya copypaste), banyak mengupdate, dan sudah mengexplore fitur2nya (misalnya mengganti theme, mengimpor gambar, membuat blogroll). Beberapa peserta tampaknya sudah mulai berani mencoba mengexplore fitur dan mengganti desainnya supaya tampak menarik. Ini bagus, karena berarti mereka familiar dengan internet dan percaya diri utak atik kode. Para pemenang ini tidak berarti semuanya tulisannya sudah bagus, tapi mereka terlihat menulis dari hati, nggak cuma copypaste dari web lain (komentar Faniez). Mudah2an siswa2 Bapak menikmati kegiatan ngeblog dan semakin berani mengekspresikan ide dan perasaannya lewat blog. :) Semoga bermanfaat dan sukses yaa pengumumannya!

Wassalam wr wb

Rekomendasi 10 blog terbaik:

1. Eldita Citra Yulianti http://eldita27.dagdigdug.com kelas 9.1

2. http://asih.dagdigdug.com kelas 9.2

3. http://bontan.dagdigdug.com/ kelas 9-3

4. Rosmalia Eka Sari http://rosmalia.dagdigdug.com/ kelas 9-3

5. http://kadiasandy.dagdigdug.com/ kelas 9-4

6. Abella Novalia abellanovalia.dagdigdug.com

7. Farizal Rio riokarega.dagdigdug.com

8. Nurjanet nurjanet.dagdigdug.com

9.Yuningsih noviawati mpoknovi.dagdigdug.com

10. Cairizka.dagdigdug.com dr kls 9.7 ga ada namanya



http://nonadita.com

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Tips & Trik Cara Menjaga Anak dari Kejahatan Dunia Maya

Ardhi Suryadhi – detikinet


Jakarta – Internet bisa dikatakan sebagai dua belah mata pisau. Di satu sisi bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif, namun di sisi lain internet bisa menyebabkan penggunanya terjebak oleh kejahatan dunia maya.
Kejahatan di internet ini kian berbahaya jika sudah mengancam anak-anak. Sebab mereka masih terlalu hijau untuk mengawasi hal-hal mencurigakan di sekelilingnya. Sehingga menjadi tanggung jawab setiap orangtua untuk selalu mengawasi sang buah hati……Berikut kiat-kiat untuk menjaga anak dari ancaman kejahatan dunia maya menurut Barrie Ooi, Head of Windows Live Microsoft Southeast Asia, yang dikutip detikINET, Rabu (17/3/2010). Bagaimana Cara Menghindari Kejahatan Dunia Maya:
  • Dukung anak-anak dan teman mereka untuk saling menjaga – cara ini akan secara drastis mengurangi kemungkinan mereka dijadikan sebagai target.
  • Letakkan komputer keluarga dan mainan dengan koneksi internet di tengah rumah untuk memudahkan pengawasan  aktivitas online anak-anak.
  • Tanyakan kepada anak-anak, apa yang mereka lakukan ketika sedang online, dan usahakan untuk mendapatkan jawaban yang rinci. Minta kepada mereka untuk memberikan ‘tur online’ pada situs yang sering mereka kunjungi, dan aktivitas online lainnya tempat mereka berpartisipasi.
  • Lakukan diskusi mendalam mengenai kejahatan dunia maya dengan anak yang lebih tua, yang mungkin mengakses internet di tempat yang berbeda-beda, termasuk di luar rumah, di mana mereka tidak selalu diawasi.
  • Pastikan anak-anak merasa nyaman melaporkan kejahatan yang mereka alami kepada Anda, janjikan Anda akan melaporkan insiden apapun, jika mereka mau – dan lakukan. Misalnya, dengan melakukan pendekatan kepada orang tua si pelaku tindak kejahatan, guru, atau pihak manapun yang berpotensi memperburuk keadaan. Pikirkan strategi terbaik untuk melatih anak Anda.
  • Berikan gambaran jelas kepada anak-anak, mengenai hal yang akan mereka hadapi apabila memiliki keterlibatan dalam kejahatan dunia maya dengan orang lain.

Apa yang harus dilakukan jika anak Anda adalah korban kejahatan dunia maya:

  1. Usaha untuk menghalangi: Mulailah mengurangi interaksi mereka dengan pelaku kejahatan dunia maya dengan cara memilah teknologi atau menolak untuk memberikan respon kepada pelaku kejahatan. Anak-anak harus menolak untuk menyebarkan pesan kejahatan dan mereka harus memberitahukan teman-temannya untuk berbuat sama.
  2. Berkomunikasi: Diskusikan pengaruh kejahatan dunia maya dengan anak-anak, termasuk masalah apapun dengan keterlibatan mereka, dan dukung mereka untuk melaporkan kejahatan kepada orang tua atau orang dewasa yang mereka percaya.
  3. Mencoba Family Safety Software: Mengendalikan apa yang anak-anak dapat lihat, lakukan, dan dengan siapa mereka berinteraksi secara online melalui perangkat lunak yang tersedia. Seperti menggunakan perangkat lunak yang dapat memberikan laporan kepada orang tua, mengenai aktivitas penggunaan komputer anak-anak mereka, yang pada gilirannya memfasilitasi orang tua untuk memulai mendiskusikan aktivitas online dengan anak-anak mereka.
  4. Menyelidiki: Mengetahui dengan pasti apa yang dibicarakan anak-anak apabila mereka datang kepada anda untuk meminta bantuan. Selidiki apa yang mereka lakukan secara online dan situs apa yang mereka kunjungi sebelum masalah timbul.
  5. Dapatkan Informasi: Pelajari kebijakan anti-kejahatan di sekolah anak dan melalui penyedia layanan internet di rumah, tentukan apakah kebijakan-kebijakan tersebut berlaku.
  6. Umumkan: Mengetahui siapa yang dihubungi, apabila seorang anak terkena kejahatan dunia maya. Misalnya di sekolah, situs di mana kejahatan tersebut terjadi. Atau polisi setempat, apabila diperlukan.
Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Kenapa Anak Sekolah Takut Matematika?

Vera Farah Bararah – detikHealth

(Foto: ehow)
Jakarta, Anak-anak sekolah seringkali begitu tegang menghadapi pelajaran matematika (mathematics anxiety) bahkan beberapa anak menjadi hilang kepercayaan diri. Kenapa matematika jadi pelajaran yang paling ditakuti anak sekolah?

Seperti dikutip dari Mathgoodies, Senin (15/3/2010) ada beberapa hal yang membuat anak-anak takut dengan pelajaran matematika, yaitu:

Tidak suka dengan guru yang mengajarnya.
Misal, gurunya suka marah-marah, galak atau memiliki wajah seram sehingga membuat anak-anak menjadi takut dan mengakibatkan dirinya sulit menerima pelajaran tersebut.
Lebih banyak menggunakan angka-angka yang abstrak atau tidak nyata.
Anak-anak belum sepenuhnya memahami untuk apa ia mempelajari angka-angka tersebut. Terlalu banyak menggunakan rumus sehingga terkadang membuat anak menjadi bingung.
Anak-anak sudah sering mendengar bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit, hal ini akan membuat anak-anak menjadi takut dan tidak tertarik dengan pelajaran tersebut.

Selain itu ketakutan yang sebenarnya dari pelajaran matematika adalah anak takut jika jawaban yang didapatkannya salah, karena jawaban yang salah berarti kegagalan sehingga anak dituntut untuk selalu bisa memberikan jawaban yang benar.

Padahal jawaban yang salah bukanlah suatu kegagalan, tapi justru bisa membuat anak lebih memahami konsep matematika dan menganalisis pikirannya.

Guru yang mengajar pun sebaiknya tidak langsung memarahi sang anak jika jawaban yang diberikan salah, karena tidak semua anak punya motivasi yang tinggi setelah dimarahi. Beberapa anak justru akan semakin takut dan membenci pelajaran tersebut.

Jika anak terlalu takut dengan matematika bisa memicunya memiliki gangguan matematika (mathematics disorder) yaitu kondisi dimana anak memiliki kemampuan matematika rendah atau di bawah kemampuan normal anak berdasarkan usia dan tingkat pendidikannya.

Anak yang memiliki mathematics disorder akan menemui kesulitan jika bertemu soal yang sederhana seperti penjumlahan.

Karena itu untuk membantu anak agar tidak takut dengan pelajaran matematika adalah mencari akar masalah dari ketakutannya seperti menghilangkan pikiran takut mengalami kegagalan, membuat anak terlibat aktif dalam pelajaran, menggunakan contoh benda sehingga anak-anak tidak terlalu abstrak dan mengubah pikiran anak mengenai pelajaran matematika.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Workshop Ngeblog untuk Guru SMP 12 Tangsel



PONDOK AREN (Tangerang Selatan) – Tak mau kalah dengan para siswa, guru SMP pun menambah keterampilannya dengan mengikuti workshop ngeblog. Siang tadi (8/3), dagdigdug berbagi mengenai blog dan cara-cara membuatnya. Bapak dan ibu guru SMP 12 Tangerang Selatan ini pun praktek membuat blog di dagdigdug bersama Faniez dan Nonadita.

Belasan guru mengikuti workshop yang diselenggarakan di ruangan TIK sekolah tersebut. Sepulang mengajar, rupanya bapak dan ibu guru masih mau menyempatkan diri untuk belajar bersama-sama lagi. Suasana workshop meriah, tak kalah ramai dengan workshop untuk siswa beberapa minggu lalu.

Guru Praktek Ngeblog

Blog memang sarana yang mudah dan murah untuk berbagi. Dengan memanfaatkan blog, penyampaian materi pelajaran bisa dilakukan secara menarik dan interaktif. Sudah banyak guru-guru yang membuat blog keren dan informatif. Faniez dan Nonadita tak lupa berbagi beberapa di antaranya.

Sebagai sekolah berbasis ICT, SMP 12 Tangsel memang sering menyelenggarakan workshop mengenai teknologi komputer dan internet. Dari mulai mempelajari software office hingga belajar membuat blog bersama-sama. Bila guru-guru mengenal teknologi informasi, maka tentu siswa pun terdorong makin pintar dan berprestasi. Setuju ‘kan?

Dipublikasi di Workshop ngeblog | Tinggalkan Komentar

Kenali ciri-ciri anak stress


Kenali Ciri-ciri Anak Stres

Vera Farah Bararah – detikHealth

(Foto: raisesmartkid)
Jakarta, Stres dapat mempengaruhi siapa saja termasuk anak-anak. Pada anak prasekolah misalnya memisahkannya dari orangtua bisa menyebabkan stres. Sedangkan pada anak sekolah masalah akademis dan tekanan sosial bisa menjadi pemicunya. Bagaimana ciri-ciri anak yang mengalami stres?

Banyak anak yang terlalu sibuk dengan berbagai kegiatan sehingga tak sempat bermain atau bersantai sepulang sekolah. Hal ini menyebabkan anak suka mengeluh dengan sejumlah aktivitas yang membebaninya.

Karena itu orangtua harus peka terhadap apa yang dirasakan si kecil, terutama jika anak sudah menunjukkan tanda-tanda dirinya mengalami stres.

Seperti dikutip dari Kidshealth, Senin (8/3/2010) tidak selalu mudah untuk mengenali anak-anak yang mengalami stres, tapi dalam jangka waktu pendek biasanya terdapat beberapa perubahan perilaku yaitu:

Perubahan suasana hati.
Kelakuannya berubah atau tidak seperti biasa.
Perubahan pola tidur atau mengalami ngompol.
Mengalami kesulitan berkonsentrasi atau menyelesaikan tugas-tugas sekolah.
Menjadi menarik diri dan banyak menghabiskan waktu sendirian.
Terkadang mengalami dampak pada fisiknya seperti sakit kepala atau sakit perut tanpa sebab yang jelas.
Reaksinya berlebihan terhadap masalah-masalah kecil.
Perubahan drastis dalam hal prestasi akademis.
Anak diketahui sering berbohong.
Untuk anak yang masih sangat kecil biasanya melakukan kebiasaan baru seperti mengisap jempol, memilin-milin rambut atau sering menangis.

Stres pada anak bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti:

Mendengar orangtuanya bertengkar
Ada masalah di sekolahnya
Tekanan dari berbagai pihak yang menuntutnya lebih
Mengalami sakit
Kehilangan orang yang dicintainya
Perceraian
Bisa juga akibat isu-isu global (bencana alam, perang atau terorisme).

Untuk membantu anak mengatasi stres yang dialaminya, peran orangtua dan orang-orang disekitarnya merupakan hal yang penting. Orangtua sebaiknya meluangkan waktu lebih bagi anak-anaknya untuk sekedar menanyakan keadaannya dan berbicara dari hati ke hati. Selain itu faktor istitrahat dan gizi yang baik juga mempengaruhi anak dalam meningkatkan kemampuannya untuk mengatasi berbagai hal.

Kualitas waktu adalah hal yang sangat penting, semakin sering orangtua meluangkan waktu untuknya anak akan merasa bahwa orangtuanya sayang dan menganggap dirinya adalah seseorang yang penting dalam hidup orangtuanya.

Hal lain yang bisa dilakukan orangtua adalah membantu mengantisipasi beberapa kondisi yang dapat berpotensi menimbulkan stres misalnya mengurangi beberapa kegiatannya, meluangkan waktu untuk lebih mengenal karakteristik si anak, jangan terlalu berambisi menjadikan anak sesuai keinginan orangtua serta berikan pola pengasuhan yang konsisten.

Dipublikasi di Psikologi Anak | Tinggalkan Komentar

MENJADIKAN REIKI (ENERGI ILAHI) BEKERJA SESUAI DENGAN PENCAPAIAN KEINGINAN

Reiki (Energi Ilahi) adalah energi cerdas yang akan bekerja sesuai dengan keinginan praktisi, ini berarti Energi ini tidak hanya bekerja untuk pnyembuhan melainkan dapat dipergunakan dalam pemenuhan berbagai kebutuhan yang kita kebutuhan. Yang dibutuhakan hanyalah kemampuan untuk mendisain afirmasi sesuai dengan apa yang kita inginkan:

Beberapa contoh afirmasi yang dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan kita :
1. Kesehatan yang paripurna
” Aku yakin seluruh organ tubuhku berfungsid engan sempurna…saya siap menerima energi
Ilahi menyatu dan selaras dengan jiwa ragaku menjadikan tubuh fisik dan psikis menjadi
selaras, sehat dan bahagia.

2. Rejeki Berlimpah
“Ya Allah senang sekali aku menjadi medan magnet untuk uang,…uang datang kepadaku dari
segala arah danpenjuru dengan cara mudah dan sederhana, ya Allah ijinkanlah ini
terjadi..dengan rasa syukur dan keyakinan penuh terjadilah.

Penentu dari terwujudnya afirmasi yang kita lakukan berikutnya adalah besaran emosi dan tindakan untuk mencapainya. Semakin besar muatan emosi kita letakkan pada afirmasi yang kita lakukan akan sangat berpengeruh terhadap perwujudan keinginan kita. Lepaskan dan pasrahkan hasilnya kepada Tuhan YME..dan jangan lupa teruslah berbuat untuk menjadikan terwujudnya keinginan kita

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

RAHASIA KEPANDAIAN ORANG YAHUDI

dari milkist sebelah

Artikel Dr Stephen Carr Leon patut menjadi renungan bersama. Stephen menulis dari pengamatan langsung.Setelah berada 3 tahun di Israel karena menjalani housemanship dibeberapa rumah sakit di sana. Dirinya melihat ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditarik sebagai bahan tesisnya, yaitu, “MengapaYahudi Pintar?”Ketika tahun kedua, akhir bulan Desember 1980, Stephen sedang menghitung hari untuk pulang ke California, terlintas di benaknya, apa sebabnya Yahudi begitu pintar? Kenapa tuhan memberi kelebihan kepada mereka? Apakah ini suatu kebetulan? Atau hasil usaha sendiri?

Maka Stephen tergerak membuat tesisuntuk Phd-nya. Sekadar untuk Anda ketahui, tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun. Karena harus mengumpulkan data-data yang setepat mungkin. Marilah kita mulai dengan persiapan awal melahirkan. Di Israel, setelah mengetahui sang ibu sedang mengandung, sang ibu akan sering menyanyi dan bermain piano. Si ibu dan bapak akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama suami. Stephen sungguh heran karena temannya

yang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan. Kebetulan Stephen suka matematika. Stephen bertanya, “Apakah ini untuk anak kamu?”
Dia menjawab, “Iya, ini untuk anak saya yang masih di kandungan, saya sedang melatih otaknya, semoga ia menjadi jenius.” Hal ini membuat Stephen tertarik untuk mengikut terus perkembangannya.
Kembali ke matematika tadi, tanpa merasa jenuh si calon ibu mengerjakan latihan matematika sampai genap melahirkan. Hal lain yang Stephen perhatikan adalah cara makan. Sejak awal mengandung dia suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Tengah hari makanan utamanya roti dan ikan tanpa kepala bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut wanita Yahudi itu, daging ikan sungguh baik untuk perkembangan otak dan kepala ikan mengandungi kimia yang tidak baik yang dapat merusak perkembangan dan penumbuhan otak anak didalam kandungan. Ini adalah adat orang orang Yahudi ketika mengandung. menjadi semacam kewajiban untuk ibu yang sedang mengandung mengonsumsi pil minyak ikan. Ketika diundang untuk makan malam bersama orang orang Yahudi. Begitu Stephen menceritakan, “Perhatian utama saya adalah menu mereka. Pada setiap undangan yang sama saya perhatikan, mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet),” ungkapnya. Biasanya kalau sudah ada ikan, tidak ada daging. Ikan dan daging tidak ada bersama di satu meja. Menurut

keluarga Yahudi, campuran daging dan ikan tak bagus dimakan bersama. Salad dan kacang, harus, terutama kacang badam. Uniknya, mereka akan makan buah buahan dahulu sebelum hidangan utama. Jangan terperanjat jika Anda diundang kerumah Yahudi Anda akan dihidangkan buah buahan dahulu. Menurut mereka,dengan memakan hidangan kabohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian

buah buahan, ini akan menyebabkan kita merasa ngantuk. Akibatnya lemah dan payah untuk memahami pelajaran di sekolah. Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka. Menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak ( bodoh). Suatu penemuan yang dari saintis gen dan DNA Israel. Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan (code oil lever). Dalam pengamatan Stephen, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Ini menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Tak heran banyak pakar musik dari kaum Yahudi. Seterusnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajar matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Di dalam pengamatan Stephen, “Perbandingan dengan anak anak di California, dalam tingkat IQ-nya bisa saya katakan 6 tahun kebelakang!! !” katanya. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara. Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yg di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun diuniversitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! Anda terperanjat? Itulah kenyataannya. Kesimpulan, pada teori Stephen adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi mungkin? Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang lebih. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid. Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya. Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang penulis ambil sederhana saja, Rokok. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok,

juga harganya sangat mahal. Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini. “Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu. Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok! Berapa harga rokok? Cuma US$ 0.7 /bungkus !!! “Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia? Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Session 2

Mengganti password dan memposting artikel di dagdigdug : )

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

Belajar membuat Blog…….

Ternyata sangat mengasyikan dan membingungkan… saya mau ikut lomba ngeblog….. mudah2an saya menang……  :)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar